Corporate Social Responsibility ( CSR) PT. Semen Gresik (Persero) Tbk

Posted on November 8, 2011

0


  1. a.     Sejarah PT. Semen Gresik (Persero) Tbk

Tanggung jawab social korporasi ( Corporate Social Responsibility) telah menjadi pemikiran kebijakan sejak lama bahkan dalam kode Hammurabi ( 1700-an SM) yang berisi 282 hukum telah memuat sanksi bagi para pengusaha yang lalai dalam menjaga kenyamanan warganya atau menyebabkan kematian bagi pelanggannya. Para pembuat kebijakan pembuatan CSR menunjukkan adanya kesadaran bahwa terdapat potensi yang ditimbulkan dari dampak buruknya kegiatan usaha dan tentunya dampak buruk tersebut setidaknya dapat direduksi sehingga tidak membahayakan masyarakat sekaligus tetap ramah terhadap iklim usaha. Perkembangan program CSR di Indonesia telah dimulai sejak sejarah PKBL. Pembinaan usaha kecil oleh BUMN telah dilaksanakan sejak terbitnya peraturan pemerintah no 3 tahun 1983 tentang tata cara pembinaan dan pengawasaan perusahaan Jawatan ( Perjan), Perusahaan Umum ( Perum) dan Perusahaan Perseroan ( Persero). Pada tahun 1983, biaya pembinaan usaha kecil dibebankan sebagai biaya perusahaan dengan terbitnya keputusan Menteri Keuangan No 1232/KMK.013/1989 tanggal 11 November 1989 tentang pedoman pembinaan Pengusahaan ekonomi Lemah dan koperasi, melalui BUMN dana pembinaan disediakan dari penyisihan sebagian laba sebesar 1%-5% dari laba setelah pajak yang dikenal dengan program Pegelkop.

PT. Semen Gresik ( Persero) Tbk. Merupakan perusahaan yang bergerak di dalam bidang industri semen. Diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957 oleh presiden Suekarno dengan kapasitas terpasang 250.000 ton semen per-tahun. Pada tanggal 8 Juli 1991 semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya serta merupakan BUMN pertama yang go publik dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Komposisi pemegang sahamnya adalah negara RI 73% dan masyarakat 27% dan pada bulan september 1995. Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas I (Right Issue I), yang mengubah komposisi kepemilikan saham menjadi Negara RI 65% dan masyarakat 35%. Pada tanggal 15 September 1995 PT Semen Gresik berkonsolidasi dengan PT Semen Padang dan Semen Tonasa, yang kemudian dikenal dengan nama Semen Gresik Group (SGG). Total kapasitas terpasang SGG sebesar 8.5 juta ton semen per-tahun.

Pada tanggal 17 September 1998. Pemerintah melepas kepemilikan sahamnya di SGG sebesar 14% melalui penawaan terbuka yang dimenangkan oleh Cemex S.A. de C.V., perusahaan semen global yang berpusat di Mexico.

Komposisi kepemilikan saham kembali menjadi milik negara RI 51%, masyarakat 35% dan Cemex adalah 14%. Pada tanggal 30 September 1999, Komposisi kepemilikan saham kembali berubah menjadi Negara RI adalah 51%, masyarakat 23.5% dan Cemex 25.5%. Pada tanggal 27 Juli 2006 terjadi transaksi penjualan saham Cemex S.A. de C.V. pada Blue Valley Holdings PTE Ltd. sehingga komposisi kepemilikan saham sampai saat ini berubah menjadi Negara RI 51.01%, Blue Valley Holdings PTE Ltd. 24.90% dan masyarakat 24.09%. Kapasitas terpasang riil SGG sebesar 16.92 juta ton semen per tahun, dan menguasai 46% pangsa pasar semen domestik.

Pada tahun 1991, PT Semen Gresik (Persero) Tbk. (Perseroan) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama yang menjual sahamnya kepada masyarakat (go public) dengan melakukan penawaran umum atas 40.000.000 (empat puluh juta) saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp. 1.000,00 (seribu Rupiah) setiap saham dengan harga penawaran Rp. 7.000,00 (tujuh ribu Rupiah) setiap saham.

Dana hasil Penawaran Umum, seluruhnya dipergunakan untuk membiayai sebagian kebutuhan dana pembangunan pabrik semen baru di Tuban, Jawa Timur, dengan kapasitas 2,3 juta ton semen per tahun, dan untuk Proyek Optimalisasi Pabrik II Gresik untuk meningkatkan kapasitas dari 1 juta ton semen per tahun menjadi 1,3 juta ton semen per tahun serta meningkatkan efisiensi pemakaian tenaga listrik dan bahan bakar. Pada tahun 2011, ada susunan pemilikan pemegang saham perseroan termasuk di dalam PT. Semen Gresik Tbk.
Berikut Struktur Pemodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perseroan pada tanggal 31 Januari 2011:

No Nama Alamat

Jumlah Saham

%

1 Pemerintah RI, cq. Menteri Keuangan RI    DirJend Pembinaan BUMN, Dept       Keuangan RI, Jkt

3,025,406,000

51.01

2 JPMCB-EUROPACIFIC GROWTH FUND -2157804056 C/O DEUTSCHE BANK AG

186,799,500

3.15

3 SSB 4545 S/A LAZARD EMERGING MARKETS EQUITY PORTFOLIO – 2144610244 C/O DEUTSCHE BANK AG

133,367,500

2.25

4 PT JAMSOSTEK (PERSERO) – JHT C/O BANK CIMB NIAGA TBK, PT

 103,646,500

1.75

5 JPMCB-NEW WORLD FUND, INC -2157804145 C/O DEUTSCHE BANK AG

 89,607,500

1.51

6 PT Jamsostek (Persero) – Non JHT C/O BANK CIMB NIAGA TBK, PT

84,152,500

1.42

7 JPMCB-EMERGING MARKETS GROWTH FUND INC -2157804055 C/O DEUTSCHE BANK AG

77,054,500

1.30

8 THE BANK OF NEW YORK MELLON DR C/O HONGKONG AND SHANGHAI BANK

60,083,750

1.01

9 THE NORTHERN TRUST S/A AVFC C/O BUT. STANDARD CHARTERED BANK

48,687,778

0.82

10 BBH BOSTON S/A VANGRD EMG MKTS STK INFD C/O CITIBANK, N. A

47,775,820

0.81

TOTAL

5,108 Pemegang Saham Lainnya

GRAND TOTAL

 3,856,581,348

2,074,938,652

5,931,500,000

65.03

34.97

100.00

 

Pada tahun 2011, Semen Gresik Tbk telah mengucurkan  Rp 4 Miliar untuk pendidikan di kabupaten Tuban. Nilai sebesar itu sebanding dengan posisi Tuban sebagai daerah utama produksi Semen Gresik.  Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan dana langsung kepada siswa, bantuan sarana dan prasarana sekolah dan sebagainya. Pada Minggu (8/5), manajemen Semen Gresik menyerahkan sejumlah bantuan pendidikan di Tuban terkait peringatan hari Pendidikan Nasional. Bantuan itu berupa 100 unit sepeda angin yang diberikan kepada para siswa yang berada di ring satu pabrik Semen Gresik, 1.000 pasang sepatu, 10 unit komputer, 60.000 buku, dan 1.500 tas untuk para pelajar yang berada beberapa Kecamatan di Tuban. Dana bantuan itu diambilkan dari pos Corporate Social Responsibility (CSR) Semen Gresik.

“Tahun ini kita anggarkan Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar dari dana CSR. Ini salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap pendidikan. Pendidikan juga sebagai upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan” ujar Direktur Utama Semen Gresik, Dwi Soetjipto, usai memberikan sambutan peringatan Hardiknas 2011 di lapangan Perumdis PT SG di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban Kota, Tuban. Jenis bantuan lain yang diberikan Semen Gresik adalah  4 set laboratorium  bahasa di 4 sekolah, yakni SMKN 3 Tuban, SMPN I Kerek, SMPN 2 Kerek dan SMPN 2 Jenu. Perusahaan juga memberikan pendampingan belajar bagi para Siswa berprestasi, pada kesempatan itu, secara simbolis diserahkan 30 Gerobak bagi alumni pelatihan wirausaha yang selama ini telah dibina Semen Gresik”

Kebijakan CSR PT. Semen Gresik Tbk

Kebijakan

 

 

 

 

V i s i

1. Terwujudnya hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat.
2.  Dicapainya usaha kecil dan koperasi yang mandiri, tangguh dan berdaya saing serta
tetap mempertahankan penyerapan tenaga kerja melalui pengelolaan yang profesional.

M i s i
1. Memelihara kelestarian lingkungan hidup, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yang meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan.
2. Mengembangkan pola pembinaan usaha kecil dan koperasi, baik terkait atau tidak dengan bisnis Semen Gresik Group melalui penyaluran dana dan pembinaan berkesinambungan, dengan mengedepankan aspek pemerataan, kemandirian, profesional dan etika.

Kebijakan
Meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui bidang pendidikan, baik yang bersifat sosial maupun ekonomi dan melaksanakan pelestarian alam.

 

Program Kemitraan
– Meningkatkan potensi usaha masyarakat melalui peningkatan pemberian pinjaman lunak sebesar 30%, serta meningkatkan pembinaan pelatihan dan promosi produk, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
– Meningkatkan jumlah mitra binaan.
Program Bina Lingkungan
– Meningkatkan keahlian IT dan ICT bagi siswa, maupun pendidik.
– Meningkatkan kompetensi pendidik, serta program pendampingan siswa
– Meningkatkan pemberian beasiswa.
– Meningkatkan pelatihan dan keahlian masyarakat.
Pelestarian Alam
– Meningkatkan penghijauan area pabrik dan lingkungan sekitar pabrik.
– Meningkatkan penghijauan dengan tanaman produktif di halaman rumah penduduk sekitar pabrik.

Dalam mengimplementasikan Visi dan Misi tanggung jawab sosial dalam tataran program, perusahaan menciptakan acuan yang menjadi pola dasar pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, yang meliputi 5 sendi dasar, yaitu :
1. Menciptakan manajemen dan organisasi PKBL yang sehat dan efisien yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkesinambungan.

2. Menciptakan sistem dan prosedur pelayanan meliputi penyusunan program kerja, penetapan lokasi, identifikasi dan seleksi calon mitra, pembinaan mitra, dan penanganan kredit bermasalah.

3. Menciptakan program pembinaan yang konseptual dan teratur melalui pelatihan-pelatihan, dampingan teknis, dan promosi produk untuk menumbuhkan mitra binaan yang berdaya saing dan memiliki ketahanan terhadap perubahan global .

4. Mewujudkan infrastruktur layanan yang kuat dalam rangka pengembangan dan pengelolaan PKBL untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan perusahaan dengan lingkungan sosial dan alam.

5. Mewujudkan keswadayaan lingkungan sosial dan mitra binaan dengan sebaran yang semakin luas sehingga mampu membangun citra positif perusahaan.

 Bidang Sosial

Tanggung jawab dan komitmen Perseroan dalam bidang sosial (people) bertujuan untuk menciptakan positive emotional relation dengan masyarakat secara berkesinambungan. Wilayah aktivitas CSR Perseroan dalam bidang sosial mencakup penyediaan sarana umum (infrastructure development), keagamaan, pendidikan (education), kesejahteraan sosial, kesehatan (health improvement), revitalisasi seni-budaya, tanggap darurat bencana (disaster emergency response), dan olah raga.
Sarana Umum.

Bantuan pengembangan sarana & prasarana umum oleh Semen Gresik yang berasal dari dana penyisihan eks laba perusahaan sampai akhir tahun 2009 sebesar Rp. 239,27 juta. Sedangkan yang berasal dari anggaran perusahaan yang telah dibiayakan (TJSL) sebesar Rp. 8,32 milyar.
Bantuan ini meliputi terealisasi rumah-rumah penduduk desa, rehabilitasi gedung sekolah, pembangunan peningkatan jalan desa, pembuatan saluran drainase, pemasangan instalasi dan penerangan di Kecamatan Glondong Gede, dan pembangunan hutan kota di wilayah Tuban.

Keagamaan.

Bantuan sarana Ibadah yang disalurkan oleh Semen Gresik selama tahun 2009 terealisir sebesar Rp. 1,19 milyar, meliputi pembangunan masjid / mushola, pemberian santunan untuk anak yatim, kegiatan buka bersama dan pemberian bingkisan/sembako untuk fakir miskin selama bulan ramadhan dan hari raya Idul Fitri, bantuan hewan qurban, dan kegiatan nikah masal.

 

Pendidikan.

Bantuan pendidikan dan atau pelatihan yang disalurkan oleh Semen Gresik selama Tahun 2009 sebesar Rp. 2,87 milyar. Bantuan ini meliputi kegiatan pelatihan informasi teknologi, pelatihan dan pendampingan budi daya tanaman jarak, diklat teknisi sepeda motor, diklat guru-guru TPQ, diklat produksi kue bagi alumni ponpes. Termasuk juga pelatihan batik tulis Tuban, anyaman bambu, pelatihan menjahit dan pembuatan gerabah, kegiatan seminar pembelajaran agama, pengadaan peralatan & perlengkapan sekolah, bantuan siswa rawan putus sekolah, serta kegiatan pembagian beasiswa SG Peduli di Kabupaten Gresik dan Tuban.

Kesejahteraan Sosial.

Secara umum usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar oleh perusahaan adalah bersifat jangka panjang, namun ada juga yang bersifat jangka pendek misalnya karena adanya sebuah musibah atau bencana. Penyampaian bantuan yang disalurkan melalui kegiatan Bina Lingkungan berwujud, antara lain: bantuan bencana alam, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan prasarana & sarana umum, bantuan sarana ibadah, serta pelestarian alam.

Kesehatan.

Bantuan peningkatan kesehatan masyarakat oleh Semen Gresik yang berasal dari dana penyisihan eks laba perusahaan sampai akhir tahun 2009 terealisir sebesar Rp. 78,20 juta. Sedangkan yang berasal dari anggaran perusahaan yang telah dibiayakan (TJSL) sebesar Rp. 2,93 milyar. Bantuan ini meliputi kegiatan bakti sosial kesehatan bekerja sama dengan PDGI di kabupaten Tuban, bantuan penyemprotan dan pengasapan untuk mencegah wabah penyakit demam berdarah, pelayanan kesehatan di desa-desa kabupaten Tuban.

Seni Dan Budaya.

Pemberian bantuan untuk pengembangan karya seni-budaya merupakan wujud kepedulian Perseroan untuk melestarikan dan mengapresiasi berbagai kearifan seni-budaya yang hidup dalam masyarakat. Melalui olah karya seni-budaya, Perseroan bersama masyarakat menjadi semakin “menyatu dalam kearifan”. Bantuan peralatan seni-budaya, penyelenggaraan festival, pementasan dan fasilitasi karya-karya seni-budaya seperti pelestarian seni reog, karawitan, dan pendalangan merupakan wujud apresiasi Perseroan atas berbagai kekayaan seni-budaya yang hidup dalam masyarakat.

Tanggap Darurat Bencana.

Penderitaan para korban dari berbagai bencana yang terjadi di Indonesia merupakan landas pacu bagi Perseroan untuk semakin peduli dengan penderitaan sesama. Melalui aktivitas Tanggap Darurat Bencana, Perseroan hadir untuk dan bersama masyarakat korban bencana. Bantuan korban bencana alam yang disalurkan oleh Semen Gresik selama tahun 2009 berjumlah Rp. 1,727 milyar meliputi bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, seperti bencana banjir di Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Gresik, Kotamadya Surabaya dan bencana gempa Sumbar.

Olahraga.

Olah raga merupakan wahana pembentuk kesehatan masyarakat, serta aktualisasi dan pembentukan karakter diri. Kepedulian Perseroan dalam pengembangan keolahragaan dimanifestasikan melalui kegiatan pembinaan Persatuan Sepak Bola Tuban (PERSATU), Semen Gresik Boxing Camp (SGBC), Bina Bola ESGE, PUSDIKLAT Bulutangkis Semen Gresik, SSB Semen Gresik dan Pencinta Alam.

Dalam Bidang ekonomi

Tanggung jawab sosial Perseroan dalam bidang ekonomi difokuskan pada upaya pengembangan pola pendampingan usaha kecil dan koperasi, baik terkait atau tidak dengan bisnis Semen Gresik. Secara teknis, tanggung jawab itu dilakukan dengan penyaluran dana dan pembinaan kesinambungan, yang mengedepankan aspek pemerataan, kemandirian, profesionalitas, dan etika.

Terkembangnya pola pendampingan usaha kecil dan koperasi diharapkan akan memacu potensi usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri (termasuk layak berhubungan dengan bank dalam pengelolaan finansial usahanya).

PENDAMPINGAN

Prinsip dasar yang menopang pola pendampingan Perseroan berdasarkan pada pemantapan Tridaya, yaitu daya tahan, daya tarik dan daya saing dari kekuatan ekonomi komunitas. Melalui pendampingan Tridaya itu, kelompok usaha lokal yang berbasis komunitas mengelola sumber daya yang ada dan masuk kepada penataan kemitraan baru dengan Perseroan, atau di antara mereka sendiri, untuk menciptakan pekerjaan baru dan merangsang kegiatan ekonomi wilayah. Ciri utama pendampingan Perseroan kepada kekuatan ekonomi lokal dititikberatkan pada “endogenous development”, yaitu menggunakan potensi sumber daya manusia, institutional, dan fisik setempat.

Ditahun 2009 ini Bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Semen Gresik telah menyalurkan bantuan dana dalam bentuk pinjaman, hibah dan pembinaan lainnya kepada mitra binaan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Pekanbaru, Lampung, Jambi, Bengkulu, Sulawesi dan Gorontalo. Bidang usaha yang telah dibina sampai dengan tahun 2009 yaitu : perdagangan alat sekolah, onderdil kendaraan, sandang pangan, bahan bangunan, peracangan, peternakan sapi, domba, itik dan ayam; kerajinan batik, sarung, songkok, tas tempurung, anyaman bambu, bordir, sulam, kerajinan emas/perak, gerabah; industri pakan ternak, pengolahan kayu, sepatu, alat rumah tangga, mainan anak, genteng/beton; jasa perbengkelan, penjahitan, vercrom, angkutan, cleaning service, periklanan, photography, koperasi umum serta jasa percetakan/sablon, salon kecantikan; pembuatan kue dan makanan ringan, industri coconut oil, dan lain-lain.

Biaya produksi untuk barang tertentu yang terus meningkat, keterbatasan modal, rendahnya kemampuan sumber daya manusia serta masih lemahnya daya beli masyarakat, masih saja menjadi kendala bagi setiap pengusaha kecil & menengah. Belum lagi ditambah dengan semakin banyaknya persaingan dari pengusaha lokal maupun produk-produk import yang membanjiri Indonesia dengan tampilan yang lebih menarik dan harga relatif murah. Hal-hal seperti tersebut di atas mendorong para pengusaha kecil & menengah berupaya mendapatkan bapak asuh yang diharapkan dapat memberikan bimbingan maupun suntikan modal kerja dengan bunga rendah. Oleh karenanya peran BUMN Pembina menjadi sangatlah penting dalam membantu meningkatkan kehidupan ekonomi & sosial masyarakat.

 Analisis Dan Konsep CSR

Dalam memahami tentang beragam CSR maka ada definisi yang dapat diketahui sebagai pengetahuan awal yaitu dari Lord Holme dan Richard Watts sebagai “ The continuing commitmen by business to behave ethically and contribute to economic development while improving the quality of life of the workforce and their families as well as of the local community and society at large ( CSR: Meeting Changing Expectations, 1999) dan dapat disimpulkan bahwa CSR meliputi kaitan bisnis dengan perilaku etis dan sumbangan terhadap perkembangan ekonomi, peningkatan kualitas hidup tenaga kerja dan keluarga mereka, komunitas lokal dan masyarakat secara luas serta bisnis didekati secara holistik yaitu perusahaan bukan hanya berkorelasi dengan keuntungan ( Profit) dan kepentingan Finansial pemegang sahamnnya melainkan memperhatikan dan pertimbangkan sebagai mitra lainnya secara menyeluruh dalam masyarakat.

Ada tiga tingkatan dalam kegiatan/program CSR yaitu kegiatan/program CSR yang sifatnya Charity yang hanya dampaknya menyelesaikan permasalahan masyarakat sesaat, program CSR yang membantu usaha kecil secara parsial yaitu program yang meningkatkan produktivitas dan mendorong kemandirian masyarakat tetapi masih parsial sehingga tidak dapat diharapkan keberlanjutannya. Kegiatan program CSR yang berorietasi membantu daya saing masyarakat berdampak ganda untuk perusahaan dan masyarakat karena program yang dirancang sejak awal guna meningkatkan daya beli masyarakat sehingga berkelanjutan dan dalam jangka panjang.

Dalam kegiatan program CSR PT. Semen Gresik Tbk. Dapat dikatakan bukan hanya sekedar charity tetapi ada yang bersifat membantu usaha kecil secara parsial dengan menumbuhkan produktivitas dan kemandirian masyarakat walaupun ada berapa program yang diharapkan dapat berjalan dalam jangka waktu panjang yaitu kesejahteraan sosial tetapi sejauh ini hanya berupa parsial dan tidak berkelanjutan. Kegiatan yang telah dilakukan PT. Semen Gresik Tbk telah menunjukan kemajuan dalam bidang pertanggungjawaban sosial kepada masyarakat walaupun masih banyak kekurangan yang ada yaitu untuk pemberdayaan masyarakat, partisipasi masyarakat dan kemandirian masyarakat masih kurang diperhatikan khususnya partisipasi masyarakat dalam program-program yang diajukan oleh PT. Semen Gresik Tbk.

 

 

 

 

 

 

 

PENUTUP

Kesimpulan

PT. Semen Gresik Tbk telah menjalankan tanggungjawab sosial kepada masyarakat dengan berapa program untuk kesejahteraan masyarakat baik dalam bidang ekonomi, lingkungan hidup, keagamaan, seni dan budaya, olahraga, pendidikan, tanggap darurat bencana, kesehatan dan sarana umum yang sifatnya ada yang charity, ada yang parsial serta program yang diharapkan terus berkelanjutan dengan jangka panjang, tetapi ada kekurangan yang harus diperbaiki yaitu partisipasi masyarakat dengan segala kegiatan/program yang telah dibuat oleh PT. Semen Gresik Tbk. Setidaknya melihat kebutuhan masyarakat dengan berlandaskan pada mengembangkan potensi masyarakat untuk produktif dan mandiri bukan hanya pemberian dana atau sekedar pembimbingan dalam jangka pendek. Prioritas keberhasilan-pun dapat dikatakan belum maksimal dievaluasi dan memotoring.

 

Daftar Pustaka

  1. Kumpulan tulisan. 2007.Diskursus Relasi Masyarakat, Bisnis dan Media.Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
  2. Tim Universitas Katolik Parahyangan.Corporate Social Responsibility: Konsep, regulasi dan Impelentasi.
  3. Setyawati, Yuningtyas. 2011. CSR untuk Rakyat bukan politik etis Korporasi? Yogyakarta.
  4. http://www.semengresik.com/ina/

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/05/08/85082/2011-Semen-Gresik-Kucurkan-Rp-4-Miliar-untuk-Pendidikan-di-Tuban

Posted in: Uncategorized